Modal 4 Juta, Alumni IPB ini Jadi Raja Melon

I Made DonnyI Made Donny Waspada adalah salah satu alumni IPB yang sukses membesarkan pertanian. Alumni jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian ini, kini telah menikmati hasil kerja kerasnya sebagai pengusaha buah.

Donny menekuni usaha buah melon. Tak heran, ia pun digelari Dony si Raja Melon. Donny Melon, begitu panggilan akrabnya, mulai merintis usaha ini tahun 1982 dengan menanami lahan seluas satu hektar.

Bermodal awal empat juta rupiah, Donny mampu menjual melon hasil budidayanya senilai delapan juta rupiah. Sukses dengan penjualan awal, usaha ini dikembangkan dengan menambah lahan seluas tiga hektar, kemudian ditambah lagi menjadi 30 hektar dari 16 kebun.

Dengan berjalannya waktu, usaha melonnya terus meningkat. Di awal usaha, permintaannya hanya ratusan kilogram per hari. Kini permintaan melonjak tajam, mencapai 10 sampai 12 ton per hari. Untuk memenuhi permintaan pasar, Donny yang lahir di Bandung 11 April 1960, terus mengembangkan usahanya dengan menambah luas lahan mencapai 250 hektar dari 20 kebunnya. Kebun-kebun tersebut tersebar di berbagai wilayah seperti di Bogor, Ngawi, Magetan, Malang, dan Bali.

Sadar akan peningkatan permintaan pasar, jumlah produksi, aset, dan jumlah karyawan, tahun 1989 Donny mendirikan PT. Moena Putra Nusantara.

Bersama karyawannya, Donny yang mempunyai hobby balap motor dan bercocok tanam ini, membangun kemitraan dengan petani di luar kebun. Mereka mulai fokus menjadi supplier, bahkan telah mengembangkan outlet buah di Bali. Hingga akhirnya, Donny berhasil mengekspor buah ke Singapura, Hongkong, Belgia, dan Belanda.

Sambil menjalankan usahanya, Donny yang pernah menjadi pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) DKI Jakarta tahun 1995-2000 ini berprinsip, harus bisa menjaga silaturahmi dengan rekanan dan semua kalangan.

Ia juga menceritakan, untuk mencapai keberhasilan dalam bisnis memerlukan pengorbanan dan perjuangan yang sungguh-sungguh. Selain itu juga mesti memperhatikan kesejahteraan karyawan, menjaga kepercayaan, dan selalu bersyukur.

Di akhir perbincangan, Donny menegaskan, kerja keras, tekun, dan semangat untuk berubah merupakan senjata ampuh untuk menggapai cita-citanya.

Sumber: alumniipb.org

– See more at: http://alumniipb.org/berita/detail/446#sthash.ydbUSozN.dpuf

Leave a Reply


tujuh × 3 =

Copyright © 2015 Hubungan Alumni IPB · All rights reserved · :)